Minggu, 02 Juli 2017

Inggris Kapok Jajah Indonesia, Kenapa?

credit: www.tvtropes.org

   Indonesia merupakan negara yang sangat kaya baik itu sumber daya alamnya, maupun sumber daya manusianya, itulah yang mengundang bangsa Eropa untuk menguasai Indonesia pada zaman Kolonialisme, tidak terkuali Inggris, akan tetapi Inggris kapok jajah Indonesia, apa alasanya?

Latar Belakang


   Pada awalnya bangsa Indonesia saat itu dikuasi oleh Belanda, akan tetapi pada tahun 1797 Francis dapat mengalahkan Belanda dalam Perang Koalisi, akhirnya kepemilikan Indonesia saat itu resmi dibawah Francis, dan Inggris memanfaatkan momentum itu untuk menguasai Indonesia, akhirnya Napoleon mengutus H.W Daendels untuk mempertahankan Indonesia dari serangan Inggris, dan disini juga diterapkanya Kerja Rodi, jadi sebenarnya Kerja Rodi itu adalah gagasan H.W Daendels yang notabenya tentara Francis bukan tentara Belanda, dan akhirnya Daendels berhasil mempertahankan Indonesia dari serangan Inggris. Daendels ditarik kembali oleh Napoleon dari Indonesia dikarenakan terlalu kejam pada rakyat Indonesia, kemudian Napoleon mengutus Jansen, yang notabenya tidak ahli dalam peperangan, mengakibatkan Francis menandatangani Kapitulasi Tuntang dimana harus menyerahkan Indonesia kepada Inggris.

Mengapa Inggris Kapok Jajah Indonesia?

 
  
   Perlu kita garis bawahi bahwa Inggris itu berbeda dengan Belanda, Inggris tidak menginginkan SDA dari bangsa Indonesia, tetapi inggris ingin membuat koloni. Inggris yang dipimpin oleh Thomas Stamford Raffles kaget dengan tingkah laku bangsa Indonesia yang sangat berbeda dengan Inggris, bisa dikatakan Raffles mendapatkan culture shock. Inggris pun ingin membuat bangsa Indonesia menjadi lebih beretika dan berestetika, dengan beberapa kebijakan berikut:
  • Menghilangkan sistem barter dan memperkenalkan uang, Inggris menyadari bahwa sistem barter itu adalah cara yang kuno, dan dapat mempersulit untuk memajukan bangsa Indonesia, dan dari situlah Inggris memperkenalkan sistem uang yang ada di Indonesia.
  • Memperkenalkan Tabel Manner, mungkin ini terdengar lucu, tapi memang Raffles kaget dengan melihat cara bangsa Indonesia makan sangat berbeda dengan Inggris yang umumnya sudah mengenal table manner.
  • Masyarakat Indonesia Susah Berubah, dan ini merupakan faktor nya, bangsa kita memang susah untuk berubah dari kebiasaan lamanya, pada saat itu bangsa Indonesia kurang tertarik dengan namanya Ilmu Pengetahuan, sementara Raffles sangat tertarik dengan Ilmu Pengetahuan, contohnya Raffles menemukan bunga yang dinamakanya Raflesia Arnold.
   Akhirnya Raffles merasa frustasi memikirkan bangsa Indonesia agar dapat diajak maju, pada saat itu Inggris menemukan wilayah baru yang masyarakatnya lebih bisa diatur dibanding bangsa Indonesia, dan dengan didukung keadaan politik di Eropa, akhirnya Inggris menukar Indonesia dengan Singapura dan Sri Langka dan mulai saat itu Bangsa Indonesia masih dalam jajahan Jepang sampai bangsa Jepang memasuki Indonesia.
Share: