Kamis, 27 Juli 2017

Kenapa Pemerintah Memblokir Telegram?


Seperti yang kita sering temui di pemberitaan media nasional bahwa pemerintah Indonesia memblokir Telegram, sebuah media sosial yang bisa dikatakan mempunyai banyak penggunanya.

Bukan tanpa alasan, pemerintah memblokir Telegram dengan pertimbangan yang matang, pemerintah menganggap bahwa Telegram lebih banyak hal negatif nya daripada manfaat yang diberikan.

Lalu apa yang menjadi pertimbangan pemerintah dalam pemblokiran media sosial yang sering digunakan di dunia khususnya di Indonesia itu?

Telegram sangat sering digunakan teroris untuk berkomunikasi

Ini yang merupakan menjadi pertimbangan pertama kenapa pemerintah memblokir Telegram. BNPT mengatakan bahwa Telegram adalah media sosial yang sering digunakan oleh para teroris untuk berkomunikasi.

Bukan hanya digunakan oleh para teroris di Indonesia, media sosial ini juga digunakan oleh para teroris di belahan dunia lainya seperti ISIS, dapat dibuktikan seperti serangan di Paris.

Founder dari Telegrampun mengatakan bahwa applikasinya digunakan untuk berkomunikasi dalam serangan tersebut.

Mengapa teroris menyukai telegram?

Bukan karena mereka menyukai tampilan Telegram, mereka sering memakai Telegram dikarenakan alasan keamanan.

 Bahwa pihak yang berwenang tidak dapat melayak pengguna Telegram, data di Telegram benar-benar di enkripsi sehingga sangat tidak mungkin untuk di lacak.

Telegram juga mempunyai fitur penghapusan pesan, yang ketika pesan itu dihapus oleh pengguna, maka tidak dapat dikembalikan lagi, atau bisa dibilang dihapus secara permanen.

Bahkan pada 2013 lalu pihak Telegram memberikan imbalan sebesar $300.000 bagi siapapun yang bisa mencari celah dari media sosial tersebut.

Pihak Telegram sulit diajak kerja sama

Banyak negara-negara di dunia khususnya di Eropa yang meminta data dari Telegram, namun pihak Telegram enggan memberikan data tersebut.

Bahkan Rusia pernah mengancam untuk memblokir Telegram jika perusahaan tersebut tidak memberikan data penggunanya, namun pihak Telegram enggan memberikanya, sehingga Telegram di blokir di negara asalnya tersebut.

Kesimpulan

Mungkin kita sering berpikir pemerintah terlalu posesif dalam masalah sensor dan pemblokiran beberapa situs seperti situs manga, Vimeo, Reddit, dan Netflix.

Namun ini adalah sebuah pengecualian, saya rasa pemerintah sudah melakukan hal yang benar untuk mempertahankan kedaulatan NKRI.


Share: